Sunday, January 25, 2009

SANG PEMENANG DI HATI KAMI










Sabtu,24 Januari 2009
Pagi itu,sekolah KB/TKIT LEBAH MADU terlihat sedikit lebih ramai dengan kedatangan beberapa siswanya yang akan mengikuti lomba di TKIT Auliya. Mereka terlihat semangat dan percaya diri. Subhanallah,bahkan orangtua dari siswa yang akan mengikuti lomba sangat mendukung ananda-ananda tersayangnya dengan menyediakan waktu luang untuk mengantarkan mereka ke ajang perlombaan. Disadari atau tidak,hal itu adalah hal terbesar yang dapat memotivasi mereka.
Akhirnya, setelah beberapa peserta dan orangtuanya berkumpul,kami pun langsung menuju TKIT Auliya secara beriringan. Sesampainya disana,kami pun langsung melakukan registrasi ulang peserta lomba. KB/TKIT LEBAH MADU mengikuti 7 jenis lomba antara lain: lomba mewarnai Kelompok Bermain,lomba mewarnai TK A dan TK B, lomba hafalan doa harian dan surat pendek TK A serta TK B, dan satu lagi lomba adzan TK B.
Keadaan disana cukup ramai,kami pun diminta oleh panitia untuk segera berkumpul di aula. Seperti biasa....waktu Indonesia,ternyata pembukaan lomba baru dimulai hampir jam setengah 10 pagi, padahal sebelumnya kami konfirm lewat telepon ke panitia bahwa acara akan di mulai jam 8.30 WIB. Alhamdulillah...tidak lama berselang,lomba pun dimulai. Peserta pun tersebar ke berbagai tempat. Keberadaan orangtua siswa yang mendampingi ananda banyak membantu kami. Rasa percaya dan kekeluargaan serta kerjasama antara guru dan orangtua siswa KB/TKIT LEBAH MADU sangat terlihat sekali disana. Walaupun tempat masing-masinglomba agak berjauhan,namun sekali lagi alhamdulillah semua terpantau.
Sekitar jam 11.30 WIB, semua lomba telah selesai. Pengumuman pemenang akan segera dilakukan. Perlu untuk diketahui bahwa tujuan utama KB/TKIT LEBAH MADU mengikuti lomba bukanlah untuk menjadi juara namun semata-mata kami hanyalah ingin agar ananda-ananda tersayang kami lebih percaya diri dan mempunyai jiwa kompetitif yang kelak harus mereka punyai untuk menghadapi lingkungannya nanti. Selain itu,keikutsertaan lomba ini juga merupakan aplikasi dari proses belajar mengajar yang telah mereka lakukan selama ini.
Saat menunggu pengumuman,panitia membuat acara yang menarik (cat: pembagian doorprize) untuk anak-anak yang mau maju ke depan dan bernyanyi. Hmmm....coba tebak,tiba-tiba ada anak perempuan kecil berkerudung yang lari kencang dari arah barisan belakang (cat: kalau tunjuk tangan tidak akan terlihat) dan Hop....langsung naik ke atas panggung tanpa melalui tangga. Wah..semangat sekali,dan ternyata itu adalah Rahil salah satu siswa LEBAH MADU kelas Ababil. Rasa percaya dirinya sangat terlihat disana,bahkan saat panitia memintanya bernyanyi,dia pun langsung bernyanyi. Subhanallah....dia pun mendapatkan hadiah door prize.
Tidak hanya Rahil,pada saat pembagian doorprize kembali,tak jauh berbeda, tiba-tiba seperti anak panah yang melesat dengan cepat,anak perempuan kecil mungil dan berkerudung lari dari barisan belakang pula untuk cepat sampai ke depan panggung. Tidak lain ,dia adalah Nada,siswa LEBAH MADU juga. (cat:panita lomba membagikan hadiah untuk anak yang sampai ke panggung terlebih dahulu). Nada ini merupakan siswa LEBAH MADU kelas Salwa yang bisa dikatakan agak pendiam jika di sekolah. Subhanallah...ternyata di sana,aplikasinya betul-betul nyata, Nada mau bernyanyi dengan semangat. Mungkin,jika pada saat itu,semua peserta lomba dari KB/TKIT LEBAH MADU masih lengkap,bisa jadi hampir semuanya mendapatkan doorprize. Ya....sesuai motto LEBAH MADU yaitu membuat anak yang aktif,kreatif dan relijius. :-) Insyaallah.......
Pengumuman pun tiba. Alhamdulillah LEBAH MADU mendapat 5 piala pada lomba kali ini:
1. Juara II mewarnai TK A (Valerie Citra W.)
2. Juara III hafalan surat pendek TK B (Alika Putri A.)
3. Juara Harapan III Adzan (Bangga Noeris P.)
4. Juara Harapan I Hafalan doa harian TK A (Sofie M. Qori)
5. Juara Harapan II Mewarnai kaligrafi TK B (Nahda Zahira)
Akhir kata,apapun hasilnya,kami sangat bangga dengan semua siswa LEBAH MADU yang ikut perlombaan ini. Mereka selalu menjadi pemenang di hati kami. Kebanggaan mereka akan kemenangan temannya telihat pada mata mungil mereka saat pengumuman. Kebesaran hati dan kesabaran mereka yang tidak menjadi pemenang justru makin membuat kami sangat bangga. Kami yakin itu adalah pijakan dasar yang akan membuat mereka kelak menjadi orang-orang yang bijaksana. amin.
TETAPLAH SEMANGAT, ananda-ananda kami tersayang..........

Friday, December 5, 2008

MONTESSORI PLAY AND LEARN

Montessori Play and Learn
A parents Guide to Purposeful Play from Two to Six
Written by Lesley Britton



Permainan ini dibagi menjadi 7 kategori, sesuai 7 area dari metode Montesorri. Angka di dalam kurung adalah acuan umur yang cocok bagi aktivitas tersebut.

Kategori Language and Reading

The Silence Game (2 – 6)
Kita dan anak berusaha diam, sediam-diamnya (jangan paksakan anak untuk diam, dia harus menerima bahwa ini adalah permainan dan bukan suruhan untuk diam) lalu coba dengarkan suara-suara yang ada. Setelah satu menit tanya (dengan berbisik) apa saja yang dia dengar.
Game ini melatih self control dan observation skill.

The Object Game (3-4)
Sediakan sekelompok benda yang dimulai dengan bunyi yang sama. Contoh : bola, buku, balon, boneka. Tunjuk pada benda-benda tersebut satu per satu sambil mengatakannya, pastikan anak menangkap mereka dimulai dengan bunyi b. Perkenalkan kelompok kedua, contoh : pen, pensil, penggaris, penghapus dengan cara yang sama. Lalu suruh dia ambil satu barang yang dimulai dengan b, lalu dengan p dst. Variasi : ambil pensil dan tanya: apakah ini bensil?
Game ini melatih mengenal begining sound.

Shapes (4-5)
Gunting kertas karton (atau bekas kartu yang cukup tebal) menjadi berbagai bentuk (lingkaran, kotak, segitiga dll.) Perkenalkan bentuk, dan suruh anak menjiplak bentuk itu ke atas kertas putih (suruh anak meletakan karton berbentuk di atas kertas putih dan menelusuri tepinya dengan pensil.
Game ini melatih tangan mengontrol alat tulis

Words around the House (5-6)
Buat label untuk benda-benda di rumah dengan karton putih dan spidol (label jangan terlalu kecil) seperti : kursi, sofa, lemari es, jendela, meja dll. Suruh anak berkeliling rumah untuk meletakkan label itu pada masing-masing benda.
Game ini melatih membaca

Kategori Sensory Development

Mystery Bag (2-3)
Masukan benda ke dalam kantong (sarung bantal cukup baik) dan minta anak untuk menebak benda apa itu dengan memasukkan tangannya ke dalam kantong (tanpa boleh melihat ke dalam kantong)
Game ini melatih indera peraba.

Sorting by Sound (3-4)
Kumpulkan 10 botol bekas vitamin (atau kosmetik dll) yang sama persis.
Cari 5 jenis benda kecil (contoh : paper klip, kerang, kelereng, buletan kapas, potongan kertas. 5 benda ini akan dimasukan dalam botol, jadi cari yang beragam bunyinya jika botol dikocok. Ada kelereng yang ribut, ada kapas yang hampir tidak berbunyi).
Masukan ke dalam botol, 2 botol-2 botol. (ada 2 botol yang masing masing berisi 1 paper klip, ada 2 botol yang masing masing berisi 2 kelereng dst)
Suruh anak mencari pasangan botol dengan mengocok-ngocok botol tersebut.
Game ini melatih indera pendengaran

Memos (5-6)
Ini game memory card biasa dimana kartu di balik di atas meja, lalu anak membuka 2 kartu. Jika sama boleh diambil, jika tidak harus dibalik kembali.
Game ini melatih memory

Kategori Mathematics

Sorting buttons (2-3)
Sediakan kancing dalam berbagai bentuk dan ukuran dan wadah dimana anak bisa memasukkan kancing yang sama ke dalam 1 wadah. Tutup mata anak dan suruh menyortir kancing itu.
Game ini melatih indera peraba.

Flat shapes (3-4)
Ambil beberapa karton (atau bekas kartu) yang ukurannya sama. Gambar bentuk geometris di tengahnya (lingkaran, segitiga dll) lalu potong dengan silet/cutter. Jadi kita punya bentuk geometris dan bingkainya (kartu yang tengahnya ada lubang berbentuk segitiga, lingkaran dll). Minta anak memasangkan bentuk ke bingkainya.
Game ini melatih mengenal bentuk dengan melibatkan indera peraba (bukan hanya indera penglihatan)

Kategori Science and Nature

Cooking (2-3)
Ajak anak dalam aktivitas – aktivitas seperti mencampur ini itu. Setelah biasa, bisa diajak membuat kue kering dll.
Banyak yang bisa dipelajari dari keterlibatan anak di dapur seperti belajar tentang benda apa yang bisa larut dalam air, bagaimana benda berubah karena dingin atau panas

Floating and Sinking (3-4)
Bisa dilaksanakan di dapur : mana buah/sayur yang mengapung, mana yang tenggelam. Atau bisa dilaksanakan di kamar mandi : mana benda yang mengapung, mana yang tenggelam.

Food Groups Game (3-6)
Sediakan kertas besar dan gambar dari berbagai makanan (bisa digunting dari majalah-majalah). Bagi kertas besar menjadi 7 bagian : buah&sayuran, daging, susu, carbohidrat, kacang-kacangan, lemak, gula. Minta anak menempelkan gambar makanan di bidang yang tepat.
Game ini untuk memperkenalkan kebiasaan makan yang baik dan supaya anak aware atas apa yang dimakannya sehari-hari.

Kategori History

Timeline of your child’s day (3-4)
Sediakan kertas yang panjang dan beri garis dengan angka (jam) dari bangun sampai tidur. Sediakan foto anak sedang makan, tidur, mandi dll. Sama-sama menaruh foto itu di tempat yang benar.

Timeline of your child’s life (4-5)
Sama tapi foto diganti dengan foto ulangtahun, perayaan natal/lebaran dan lain-lain

Dua game ini membuat anak peka terhadap jalannya waktu dan membuat dia bisa “melihat” konsep waktu.

Kategori Geografi

Plan of the house (3-4)
Sediakan kertas yang besar dan gunting gambar-gambar perabot dari majalah seperti ranjang, sofa, lemari es dll. Buat peta rumah anda dengan kertas dan guntingan perabot tadi.
Game ini adalah awal dari pengenalan peta

Where do I live? (4-5)
Gambar-gambar tentang rumah yang berbeda (rumah panggung, igloo, rumah hewan, sarang burung dll). Pasangkan dengan si empunya rumah.

Kategori Arts and Craft

Printing Hands and feet (2-3)
Sediakan kertas besar, cat air. Biarkan anak membuat cap tangan dan kakinya pada kertas. Kertas bisa dijadikan kertas kado, atau bisa buat kartu dengan cara yang sama.
Game ini mengembangkan sense of design dan kreativitas.

Tearing, cutting and Colage (3-5)
Sediakan kertas kado, kertas tissue, bekas kartu, majalah, ini itu. Suruh anak robek atau gunting sesukanya dan tempel di atas kertas putih besar (bekas kalender).
Aktivitas ini untuk melatih kreativitas dan merasakan tekstur kertas yang berbeda-beda (melatih indera peraba)

Sewing (5-6)
Anak-anak boleh mulai menjahit di usia ke 5. (Jika anak anda menerima pelatihan Montessori di sekolahnya, ia akan tahu cara memegang jarum dan tidak usah takut tertusuk. Jika tidak, mungkin perlu berhati-hati atau gunakan jarum yang besar dan tidak tajam pada kain yang berserat besar).
Sediakan kain dan berbagai jenis benang. Biarkan mereka menjahit.
Ini untuk melatih fine motor skill.

Maria Montesorri percaya bahwa usia 0-6 dari hidup anak adalah masa yang sangat penting karena di saat itu anak mempunyai absorbent mind, otak yang siap belajar dan menyerap ilmu.

(artikel dari arleen315.blogspot.com)

Friday, November 21, 2008

Be Active On November

Musim hujan pun datang di bulan November ini,namun sepertinya hal ini tidak menyurutkan semangat ananda-ananda KB/TKIT LEBAH MADU untuk selalu beraktifitas. Kegiatan-kegiatan yang mengasah kognitif,sosial emosi,bahasa hingga motorik,mereka jalani dengan senang. Satu bulan ini saja,mereka telah melakukan kegiatan yang bernama "FUN COOKING" (dengan narasumber). KB/TKIT Lebah Madu bekerjasama dengan "Bread NuLovers" untuk kegiatan ini. Subhanallah......anak-anak terlihat menikmati saat tangan-tangan mungil mereka membuat roti. Bahkan,ketika roti buatan mereka telah matang,merekapun memakannya dengan lahap nyam...nyam...nyam....
Kegiatan FUN COOKING ini secara tidak langsung juga mengajarkan bahwa sesuatu yang dihasilkan sendiri dengan berusaha,hasilnya akan terasa lebih nikmat.
Satu minggu setelah itu, KB/TKIT LEBAH MADU mengadakan manasik haji untuk siswa-siswa tercintanya. Pagi hari,semua ananda-ananda KB/TKIT Lebah Madu mengenakan baju ihram (untuk siswa lelaki) dan baju putih (siswa perempuan). Subhanallah mereka terlihat lebih menggemaskan. Kalimat thalbiyah pun sontak terdengar ramai. Manasik Haji kali ini dilakukan di lingkungan sekolah. Beberapa orangtuamurid bahkan mengacungkan jempol untuk kreatifitas ibu-ibu guru dalam men"design" acara tersebut hingga anak-anak betul-betul diarahkan untuk memahami bagaimana teknis pelaksanaan manasik haji sebenarnya. Hal ini terlihat dari pembuatan ketiga jumratul,pembuatan batu jumrah dari koran,pemasangan tenda putih untuk kegiatan bermalam di Mina,pembagian air zam-zam dan kurma setelah tahalul hingga pembuatan ka'bah dari tower air. Keseluruhannya itu benar-benar dikerjakan oleh Ibu-Ibu Guru KB/TKIT Lebah Madu. "Ikhlas",itu adalah motivasi yang terpatri di dalam diri Ibu-Ibu Guru Lebah Madu untuk menikmati seluruh pekerjaan mereka. Subhanallah.......Allahu Akbar!!!


Friday, October 17, 2008

SILATURRAHIM LEBAH-LEBAH KECIL TERCINTA

Senin,13 Oktober 2008,hari pertama masuk sekolah, halaman KB/TKIT Lebah Madu terlihat ramai. Lebah-lebah kecil kami tercinta sudah sibuk berlarian kesana kemari untuk bermain. Subhanallah,meskipun begitu, mereka tak lupa memberikan salam dan pelukan yang sangat hangat untuk Ibu-Ibu Gurunya. Bahkan salah satu murid TK-B (kelas Ababil) kami yang bernama Noeris sibuk menghampiri satu persatu Ibu Gurunya hanya untuk mengucapkan "Selamat hari Raya Idul Fitri,ya Bu....". Hmm...suasana hari itu memang terlihat cukup cerah dan ceria. Ucapan salam dan permohonan maaf lahir dan Batin pun seperti tak berhenti mengalir dari para Orang tua Murid,pengasuh serta seluruh staf KB/TKIT Lebah Madu.

Selanjutnya,pada tanggal 16 Oktober hingga 20 Oktober yang masih bernuansakan Idul Fitri, ananda-ananda KB/TKIT Lebah Madu mengadakan kunjungan edukatif secara bergiliran berupa kunjungan silaturrahim ke rumah salah satu teman sekelas mereka. Kunjungan ini dilakukan bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antara mereka dan untuk mempelajari adab-adab silaturrahim dengan baik. Alhamdulillah kegiatan ini disambut baik oleh para Orang tua murid. Hal ini dapat terlihat dari sambutan hingga penyediaan waktu luang untuk menerima teman-teman dari ananda tercintanya.