Friday, November 21, 2008

Be Active On November

Musim hujan pun datang di bulan November ini,namun sepertinya hal ini tidak menyurutkan semangat ananda-ananda KB/TKIT LEBAH MADU untuk selalu beraktifitas. Kegiatan-kegiatan yang mengasah kognitif,sosial emosi,bahasa hingga motorik,mereka jalani dengan senang. Satu bulan ini saja,mereka telah melakukan kegiatan yang bernama "FUN COOKING" (dengan narasumber). KB/TKIT Lebah Madu bekerjasama dengan "Bread NuLovers" untuk kegiatan ini. Subhanallah......anak-anak terlihat menikmati saat tangan-tangan mungil mereka membuat roti. Bahkan,ketika roti buatan mereka telah matang,merekapun memakannya dengan lahap nyam...nyam...nyam....
Kegiatan FUN COOKING ini secara tidak langsung juga mengajarkan bahwa sesuatu yang dihasilkan sendiri dengan berusaha,hasilnya akan terasa lebih nikmat.
Satu minggu setelah itu, KB/TKIT LEBAH MADU mengadakan manasik haji untuk siswa-siswa tercintanya. Pagi hari,semua ananda-ananda KB/TKIT Lebah Madu mengenakan baju ihram (untuk siswa lelaki) dan baju putih (siswa perempuan). Subhanallah mereka terlihat lebih menggemaskan. Kalimat thalbiyah pun sontak terdengar ramai. Manasik Haji kali ini dilakukan di lingkungan sekolah. Beberapa orangtuamurid bahkan mengacungkan jempol untuk kreatifitas ibu-ibu guru dalam men"design" acara tersebut hingga anak-anak betul-betul diarahkan untuk memahami bagaimana teknis pelaksanaan manasik haji sebenarnya. Hal ini terlihat dari pembuatan ketiga jumratul,pembuatan batu jumrah dari koran,pemasangan tenda putih untuk kegiatan bermalam di Mina,pembagian air zam-zam dan kurma setelah tahalul hingga pembuatan ka'bah dari tower air. Keseluruhannya itu benar-benar dikerjakan oleh Ibu-Ibu Guru KB/TKIT Lebah Madu. "Ikhlas",itu adalah motivasi yang terpatri di dalam diri Ibu-Ibu Guru Lebah Madu untuk menikmati seluruh pekerjaan mereka. Subhanallah.......Allahu Akbar!!!


Friday, October 17, 2008

SILATURRAHIM LEBAH-LEBAH KECIL TERCINTA

Senin,13 Oktober 2008,hari pertama masuk sekolah, halaman KB/TKIT Lebah Madu terlihat ramai. Lebah-lebah kecil kami tercinta sudah sibuk berlarian kesana kemari untuk bermain. Subhanallah,meskipun begitu, mereka tak lupa memberikan salam dan pelukan yang sangat hangat untuk Ibu-Ibu Gurunya. Bahkan salah satu murid TK-B (kelas Ababil) kami yang bernama Noeris sibuk menghampiri satu persatu Ibu Gurunya hanya untuk mengucapkan "Selamat hari Raya Idul Fitri,ya Bu....". Hmm...suasana hari itu memang terlihat cukup cerah dan ceria. Ucapan salam dan permohonan maaf lahir dan Batin pun seperti tak berhenti mengalir dari para Orang tua Murid,pengasuh serta seluruh staf KB/TKIT Lebah Madu.

Selanjutnya,pada tanggal 16 Oktober hingga 20 Oktober yang masih bernuansakan Idul Fitri, ananda-ananda KB/TKIT Lebah Madu mengadakan kunjungan edukatif secara bergiliran berupa kunjungan silaturrahim ke rumah salah satu teman sekelas mereka. Kunjungan ini dilakukan bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antara mereka dan untuk mempelajari adab-adab silaturrahim dengan baik. Alhamdulillah kegiatan ini disambut baik oleh para Orang tua murid. Hal ini dapat terlihat dari sambutan hingga penyediaan waktu luang untuk menerima teman-teman dari ananda tercintanya.

Saturday, September 27, 2008

Saling Berbagi di Bulan Ramadhan bersama KB/TKIT LEBAH MADU


Jum'at,September 2008

TKIT Lebah Madu membuat kegiatan khusus Bulan Ramadhan berupa pemberian santunan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengajarkan kepada anak-anak agar mereka dapat saling berbagi dan tolong menolong dengan sesama. Kegiatan santunan untuk tahun ini ditujukan kepada santri-santri yang ada di Pesantren As Sa'adah. Pesantren ini terletak di kawasan Perumahan Puri Serpong.
Anak-anak dari KB hingga TK. Guru-guru serta beberapa orang tua murid berangkat dari Sekolah sekitar jam 08.30 WIB. Alhamdulillah,transportasi yang tersedia cukup banyak sehingga barang-barang dan yang lainnya dapat terangkut semua.
Kami tiba disana sekitar jam 9.00 WIB. Kedatangan kami disambut dengan gembira oleh para santri meski bisa dibilang kondisinya agak riskan juga,karena kami dari TKIT Lebah Madu baik guru maupun orangtua murid notabene wanita semua kecuali murid-murid kami yang lelaki :), sedangkan pengurus dan santri pesantren As Sa'adah justru lelaki semua kecuali 2 ustadzah yang menemani kami.
Kaki-kaki mungil ananda-ananda KB/TKIT Lebah madu langsung menyebar,apalagi di sekitar pesantren ada pohon-pohon rindang yang mudah diraih oleh mereka. Suasana panas saat itu,tidak menghentikan keceriaan mereka. Tingkah polah mereka yang lucu membuat beberapa santri tersenyum simpul.
Kegiatan ini dimulai dengan sambutan dari Ustadz Ghozali sebagai pengurus pesantren lalu dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada 11 santri yang masih usia sekolah dan tinggal di Pesantren lalu penyerahan secara simbolik santunan (cat: berupa barang dan uang) untuk mereka.
Bingkisan untuk para santri diberikan oleh anak didik KB/TKIT Lebah Madu. Meskipun beberapa dari mereka masih malu-malu tapi mereka terlihat senang karena dapat memberikan sesuatu kepada kakak-kakak santri mereka yang ada di Pesantren As Saíadah.
Kami semua berharap,agar apapun yang kami berikan dapat membawa kebaikan dan bermaanfaat untuk semua yang ada di Pesantren tersebut.
Kemudian,ketika Ibu Guru sibuk mengadakan circle akhir untuk para anak didik. Saya, Bu Eri beserta beberapa Ibu-Ibu Wali Murid lainnya berjalan-jalan melihat kondisi Pesantren As Saíadah. Masyaallah,Kondisinya agak memprihatinkan,ternyata dari sekian banyak santri,masih ada 4 anak yang tidak sekolah karena ketiadaan dana. Lalu,kondisi tempat tinggal mereka dengan kamar tanpa pintu dan kasur yang sangat tuiipis untuk tidur. Hal-hal inilah yang membuat kami miris,karena pada kenyataannya Pesantren ini terletak di kawasan Perumahan bahkan diapit oleh BSD dan Pamulang yang bahkan sudah mulai ramai dengan Mall dan kehidupan kotanya.
Sekarang,pesantren ini sedang dalam tahap pembangunan. Semoga saja,banyak donatur yang akan menyisihkan rejeki mereka untuk mempercepat pembangunan tersebut sebagai langkah awal untuk penyediaan sarana pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu.

Thursday, September 4, 2008

LOMBA "GEBYAR NUSANTARA"

Hari Minggu,24 Agustus 2008

Sekolah KB/TKIT LEBAH MADU mengikutsertakan ananda-ananda dari TK untuk lomba tari kategori A. TK dalam GEBYAR NUSANTARA yang diselenggarakan oleh DHIMAS PRODUCTION di BSD PLAZA. Subhanallah,mereka semua terlihat cantik dan menggemaskan saat mengenakan baju daerah Aceh karena mereka akan menampilkan Tari Saman. Mereka tampil pada nomor urut pertama. Tampilan mereka sangat memukau. Bagaimana tidak? Tari Saman yang cukup rumit dapat dilakukan mereka dengan santai dan cukup kompak. Apalagi Tarian ini diiringi lagu Aceh yang dinyayikan oleh Ibu Farah. Kami pun tak sabar menunggu hasil perlombaan. Subhanallah,ananda-ananda kami berhasil mendapat juara II. Alhamdulillah.

AGUSTUS CERIA.....





Tanggal 20 dan 21 Agustus lalu,KB/TKIT LEBAH MADU mengadakan beraneka macam lomba edukatif. Adapun lomba yang ditujukan untuk Kelompok Bermain (Play Group) antara lain lomba minum susu,lomba memasukkan bendera ke dalam botol dan lomba merangkak. Ananda-ananda Kelompok Bermain terlihat sangat antusias, keantusiasan mereka membuat Ibu-Ibu Guru dan beberapa Wali Murid bertambah gembira dan lebih bersemangat.
Sedangkan untuk siswa TK,diadakan lomba naik sepeda,balap karung dan lomba beregu "masuk dalam simpai". Wah...ananda-ananda TK pun tidak kalah seru dengan adik-adiknya di Kelompok Bermain.
Nah....keesokan harinya,suasana KB/TKIT Lebah Madu tampak berubah,disana-sini terlihat warna-warna yang cerah. Bagaimana tidak ? ternyata ananda-ananda KB/TKIT LEBAH MADU sibuk berbusana daerah/profesi. Ada yang berbusana Bali,Aceh,Kalimantan,Sumatera,Jawa,dan lain-lain. Bahkan banyak diantaranya berbusana polisi ataupun tentara. Subhanallah mereka terlihat lucu dan menggemaskan.
Kami dari pihak Sekolah sempat tercengang melihat itu semua. Alhamdulillah Wali Murid atau SILEDU sangat mendukung acara tersebut sehingga acara tersebut berjalan lancar.
Setelah semua anak memperagakan busananya (cat: lomba busana), kami dan ananda-ananda LEBAH MADU melakukan karnaval/pawai mengelilingi lingkungan sekitar sekolah. Senyum ceria mereka mengiringi lagu-lagu perjuangan yang dilantunkan oleh para Ibu Guru untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme mereka sejak usia dini.